Aku, Buku, dan Perjalanan Beradaptasiku


Dalam rangka sayembara kreatif yang diadakan oleh Gramedia pustaka utama, saya Nadia Anggun Pratiwi ingin menceritakan beberapa perjalanan saya selama masa adaptasi di rumah aja. Salah satunya, dengan membaca buku terbitan gramedia ini. Seperti yang kita ketahui, dunia saat ini, sedang dilanda cobaan virus yang menggetarkan rakyatnya. 

Berbagai aturan pemberlakuan penutupan wilayah oleh berbagai negara, membuat ribuan orang bosen dan bingung melakukan aktivitas apa, agar bisa bertahan dimasa sulit ini. 

Nah di beberapa sosial media, banyak sekali orang yang menghidupkan kembali wajah lama, menjadi hobi baru yang digandrungi orang banyak. Termasuk mengoleksi tanaman hingga rapat dan webinar yang awalnya dilakukan secara offline, kini berubah menjadi online. Pola WFH (Work From Home) lama-kelamaan, menjadi hal yang lumrah. Tak menutup kemungkinan bagi saya. Sebelum memasuki masa new normal, dan sebelum melakukan aktivitas kembali sebagai mahasiswa baru setelah lulus dari Sekolah Menengah Atas. Saya mencoba hal baru. Dengan mencari berbagai buku, untuk sekadar teman dimasa-masa sulit ini. Saya juga percaya. Masa sulit saat ini, bisa kita lewati dengan tenang dan bahagia, jika kita bisa melakukan apa yang membuat kita senang. 

Banyak sekali buku terbitan gramedia pustaka utama yang saya beli langsung ditempat gramedia di kota saya, serta ada yang membeli via marketplace. Walaupun, saat paket yang membawa label bertuliskan gramedia.com selalu membuat ibu saya naik darah. Hehehehe. Ya mau bagaimana lagi, ibu saya adalah orang yang tak terlalu mendukung penuh anaknya untuk membaca buku novel, dan buku yang tidak berkaitan dengan sekolah saya. Sesekali juga, saya harus berbohong saat beberapa paket buku datang, saya bilang buku penunjang perkuliahan atau buku panduan belajar bahasa. Mau gimana lagi, saya selalu kena marah, saat berkata jujur membeli buku novel yang menuritnya tidak bermanfaat.. hadehhh.
Saya selalu memberi pengertian terhadap ibu saya. Bahwa, ini adalah hobi saya. Hobi yang bisa sedikit menemani hati dan pikiran saya, disaat carut-marut nya dunia ini. 

Hati saya selalu khawatir saat paket buku yang saya pesan langsung di marketplace gramedia, datang dan harus diterima ibu saya. Tak hanya itu, selama menyelesaikan beberapa buku terbitan Gramedia ini, saya selalu ketar-ketir membacanya. Saat saya harus membaca diam-diam di kamar, ibu saya tiba-tiba masuk begitu saja. Seakan, setiap saya membeli dan membaca berbagai buku, saya selalu dihantui oleh langkah kaki ibu saya yang mendekat seakan ingin mencekam dan merebut paksa buku novel yang sedang saya baca saat itu.

Sekiranya, hanya itu saja pengalaman membaca buku bagi saya, dimasa pandemi saat ini. Harapan saya untuk diri sendiri, yaitu saya bisa memerdekakan diri saya sendiri dari omelan ibu saya yang selalu melihat bahwa setiap saya membaca berbagai buku novel itu tidak ada manfaatnya. Saya juga berharap, ibu saya mau menerima apa hobi anaknya yang harus didukung. Saya juga percaya, bahwa tidak akan pernah sia-sia jika orang tersebut gemar membaca apapun jenis bukunya. Karena buku, bisa menerangi hati dan pikiran kita agar bisa terbuka melihat dunia luar. Saya juga berharap, semoga gramedia pustaka utama, terus melahirkan para penulis baru yang selalu punya ide kreatif dalam setiap bukunya. Oh ya.. sepertinya, saya belum menyebutkan penulis favorit saya diawal. Saya sangat suka dengan tulisan-tulisan TERE LIYE. apalagi saat bukunya diterbitkan langsung oleh gramedia pustaka utama. Saya berharap, bisa mengikuti jejak kejeniusan nya dalam menulis cerita tersebut.. 

Salam hangat dari saya. Dan, terima kasih juga sudah membaca tulisan saya ini. 
Aku, Buku, dan Perjalanan Beradaptasiku Aku, Buku, dan Perjalanan Beradaptasiku Reviewed by Nadia Pratiwi on Mei 03, 2021 Rating: 5

Tidak ada komentar:

top navigation

Diberdayakan oleh Blogger.